...

Chemical Peeling

Fakta seputar chemical peeling
  1. Hal ini merupakan metode pengelupasan kimia kulit rusak atau mati dengan cara alami dan dapat menimbulkan luka dangkal.
  2. Chemical peeling dapat memperbaiki kerusakan kulit dan meningkatkan penampilan kulit. 
  3. Kedalaman di mana kerusakan terjadi ditentukan oleh sifat kimia yang diaplikasikan pada kulit. 
  4. Jenis metode kimia yang digunakan tergantung pada masalah kulit yang akan diobati. 
  5. Masalah kulit yang bisa diobati dengan chemical peeling adalah karena kerusakan akibat sinar matahari atau sinar ultraviolet. 
  6. Karena sebagian besar chemical peeling menimbulkan luka ringan, perlu adanya periode penyembuhan. 
  7. Seperti halnya prosedur bedah, ada risiko yang ditimbulkan oleh chemical peeling seperti jaringan parut, infeksi, dan perubahan warna yang tidak diinginkan

Saat ini metode ini dilakukan untuk mengurangi tanda-tanda kerusakan akibat paparan sinar matahari maupun bekas luka akibat jerawat.

Orang yang cocok untuk melakukan terapi dengan chemical peeling adalah seseorang dengan kulit rusak akibat sinar matahari, pigmentasi tidak merata, dan  keratosis actinic (kanker kulit).
Paparan sinar matahari dapat mengakibatkan kerutan halus, penipisan kulit, bintik-bintik, dan kanker kulit.
Selain itu, chemical peeling juga dapat mengobati bekas jerawat dan jaringan parut.

Mekanisme kerja Chemical Peeling :
-Destruksi/nekrosis permukaan kulit (beberapa menit)
-Pengelupasan kulit kering (beberapa hari)
-Stimulasi keratinosit epidermis
-Mempercepat kolagenisasi
 
Setiap perawatan kuit baik alami atau medis akan memberikan manfaat, termasuk chemical peeling ini seperti berikut :

1. Memudarkan bekas jerawat
Timbulnya jerawat dapat menimbulkan efek yang berkepanjangan bagi penampilan, karena saat jerawat telah sembuh, masih tertinggal bekas jerawat yang tak kalah mengganggunya. Manfaat chemical peeling merupakan salah satu metode pengobatan bekas jerawat dengan menggunakan bahan anti acne untuk membantu mengatasi jerawat yang masih aktif, menyamarkan bekas jerawat, mengontrol kadar minyak pada kulit wajah, serta membantu mengatasi pori pori besar. Biasanya penggunaan peeling ini dilakukan dalam dua minggu sampai satu bulan selama 4 hingga 6 kali.

2. Mengatasi penuaan kulit
Tanda-tanda penuaan seperti garis garis halus, keriput maupun liver spot. Serial peeling yang dilakukan adalah dalam kurun waktu satu bulan sekali selama 6-8 kali. Penggunaan jenis peeling ini akan menimbulkan pengelupasan kulit, yaitu medium peeling maupun deep peeling.

3. Mengatasi kerusakan kulit akibat sinar matahari
Salah satu efek dari radiasi sinar matahari yang berlebihan pada kulit adalah kulit yang nampak kusam, kasar, sera terjadi perubahan warna kulit. Dengan metode chemical peeling, lakukan perawatan selama dua minggu sebanyak 4 hingga 6 kali untuk meringankan meringankan gangguan tersebut.

4. Menghaluskan dan memberikan efek segar pada kulit
Metode chemical peeling dapat menembus lapisan kulit bagian atas. Hal ini dapat membuat lapisan kulit yang sudah mati atau rusak dapat mengelupas dan digantikan dengan lapisan kulit yang ada di bawahnya, yaitu kulit yang untuk menghaluskan tekstur kulit yang kasar

5. Merangsang pertumbuhan sel-sel kulit dan produksi kolagen
Manfaat chemical peeling lainnya, yang bisa didapatkan adalah kulit dapat telihat lebih cerah karena terjadinya regenerasi kulit. Selain itu, chemical peeling juga bermanfaat untuk memproduksi kolagen dalam kulit.

Tips Perawatan saat Melakukan Chemical Peeling
Agar manfaat chemical peeling ini dapat diasakan, sebaiknya lakukan perawatan  sebelum dan sesudah melakukan treatment ini, seperti berikut :

Sebelum melakukan chemical peeling
Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan tindakan chemical peeling agar nantinya hasil yang diperoleh bisa memuaskan hati Anda serta dapat mengurangi resiko terjadinya efek samping yang tidak diinginkan antara lain adalah :

  1. Menghindari paparan sinar matahari secara langsung 
  2. Mengurangi penggunaan make up yang berlebihan 
  3. Menghindari trauma kulit seperti akibat gosokan, atau garukan 
  4. Menggunakan produk yang banyak mengandung skin exfoliating, misalnya retinoid dan AHA minimal dua minggu sebelum dilakukan treatment ini dan menghentikannya tiga hari sebelum treatment. 
  5. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui kemungkinan yang bisa terjadi setelah treatment chemical peeling.

Setelah Chemical Peeling
Setelah treatment chemical peeling dilakukan, kulit wajah akan lebih rentan terhadap timbulnya berbagai trauma, seperti infeksi kuman maupun paparan sinar matahari seperti kulit terasa lebih kering, kemerahan, gatal, perih atau sensasi seperti terbakar. Hal ini merupakan hal yang normal, selama tidak ada gejala iritasi pada kulit. Berikut hal yang perlu dilakukan pasca chemical peeling :

  1. Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan iritasi seperti menggosok maupun menggaruk kulit 
  2. Jika terjadi iritasi, oleskan krim anti iritasi sesuai dengan petunjuk dokter. 
  3. Hindari paparan sinar matahari secara langsung 
  4. Menggunakan tabir surya maupun pelembab secara teratur 
  5. Sebaiknya menghindari penggunaan produk-produk yang dapat menimbulkan pengelupasan pada kulit pasca chemical peeling

Penggunaan dan Efek Samping Chemical Peeling
Umumnya chemical peeling hanya cocok digunakan pada seseorang dengan kondisi kulit terang dan berambut. Beberapa kondisi juga kurang memungkinkan untuk melakukan peeling ini, termasuk :
  1. Seseorang yang memiliki warna kulit gelap 
  2. gangguan infeksi 
  3. penyakit kulit 
  4. penderita herpes 
  5. wanita hamil maupun menyusui 
  6. psoriasis 
  7. eksim 
  8. dermatitis 
  9. rosacea (acne / jerawat) 
  10. Sedang  menggunakan beberapa jenis obat-obatan tertentu
Beberapa kondisi komplikasi seperti jaringan parut, alergi, luka, hingga perubahan warna kulit secara permanen merupakan efek samping pengguaan chemical peeling.

sangat disarankan bagi yang ingin menggunakan jenis produk chemical peeling tertentu untuk berkonsultasi dan menggunakan jasa para ahli seperti dokter kulit, aesthetician, ahli bedah plastik, bedah mulut dan maksilofasial, atau otolaryngologist sebelum prosedur ini dilakukan.

ONGOING PROMO

...

LIKE OUR FACEBOOK PAGE