...

Laser Fractional CO2

Laser Fractional CO2. Apa yang dimaksud dengan terapi laser fractional CO2 ?

Laser fractional CO2 adalah terapi yang menggunakan laser dengan panjang gelombang tertentu dimana sinar laser dipecah menjadi 64 titik, mikrotermal menghasilkan zona-zona dgn diameter 30-70 mikron dan kedalaman 400-700 mikron dengan tujuan melakukan remodeling kolagen pada lapisan dermis kulit.

Jadi tidak semua laser bisa menjangkau lapisan bawah kulit. Setiap kali tembakan laser membentuk tembakan mikro panas (termolisis) dengan target air dibawah dermis kulit.
Laser fractional co2 merupakan jenis laser ablative (melukai kulit) dengan hasil maksimal dengan downtime lebih ringan dibanding laser konvensional sebelumnya. Laser ini cukup popular di inggris, USA dan beberapa Negara eropa dan mulai merambah Negara asia.

Bagaimana laser bekerja ?

  1. Saat laser menyentuh kulit, getaran yang sangat singkat menghasilkan barisan lubang microscopic pada kulit. 
  2. Barisan lubang ini mempercepat produksi kolagen seiring dengan regenerasi kulit baru yang lebih kencang dan sehat sehingga kerutan pun berkurang. Target laser adalah lapisan kulit dalam, sehingga tidak menghancurkan permukaan kulit. 
  3. Proses ini menghasilkan kulit yang lebih halus dan kencang, dengan waktu pemulihan yang singkat dan rasa sakit yang minim.

Apa manfaat dari laser fractional CO2?

  1. mengatasi bopeng, bekas jerawat atau bekas cacar atau bekas luka
  2. mengecilkan pori-pori.
  3. mengatasi streachmarks / bekas garis pada paha, perut setelah melahirkan/ karena kegemukan
  4. mengatasi jaringan parut bekas luka pada kulit
  5. memotong semua tumor/daging lebih pada kulit (tanpa perdarahan yg berarti)
  6. meremajakan kulit ( resurfacing ) pengencangkan kulit
  7. peremajaan sekitar mata (kerut halus, kendur dll)

Seberapa efektifkah laser fractional CO2 untuk strech marks ?
 
Fractional merupakan terapi yg terbaik saat ini, dibanding metode lain seperti RF, mikroneedle dll. kekuatan panjang gelombangnya hampir 10 kali panjang gelombang laser erbium (laser alternative selain fractional co2).

Fractional juga sangat efektif, dlm 2-3 kali anda bisa melihat hasil yg signifikan (walaupun untuk hasil maksimal 5-6 kali). Tidak ada alat yang seefektif ini.


Apakah perawatan ini membutuhkan pengulangan ?
 
Ya, untuk hasil yg maksimal ,kita harus melakukan beberapa sesi terapi setidaknya 3-5 kali.
Tetapi untuk kasus menghilangkan tumor, benjolan dll, cukup 1 kali saja dan jarak pengulangan 4-6 minggu.


Resaksi yang terjasi setelah tindakan laser

Reaksi pasca laser amat sangat tergantung dari beberapa factor antara lain :

  1. Warna kulit pasien (makin gelap warna kulit, efek pasca laser lebih berat dan lama) 
  2. Keterampilan dokter (jam terbang dokter amat sangat menentukan kepiawaiannya karena dokter harus bisa mengatur kekuatan, kerapatan, berapa pass dll, dan seberapa dalam laser ini akan menembus lapisan dermis. 
  3. Alat laser yang digunakan. Masing2 alat memiliki teknologi, spesifikasi dan kwalitas yg berbeda.
  4. Faktor2 lain tentunya: reaksi kulit, sensivitas kulit, faktor lingkungan, perawatan dan kondisi kulit secara keseluruhan.
 
Reaksi yg terjadi pasca laser : 
 
Dalam tempo 10 menit , akan ada kemerahan dan edema ringan pada kulit, jejas keputihan (membentuk kotak2 putih) akan hilang dlm waktu 1-2 jam. 

Kulit bekas tembakan laser akan sedikit menghitam (karena ada efek termolisis) dan dalam 3-5 hari (pada beberapa kasus bisa >7 hari) akan terjadi pengelupasan (reaksi ini merupakan reaksi peeling karena efek fototermolisis fractional pada lapisan epidermis kulit), dan dalam beberapa hari kedepan kulit anda akan sedikit kemerahan dan menjadi sedikit lbh sensitif terhadap pancaran sinar matahari (penggunaan sunscreen dgn kwalitas bagus, sangat dibutuhkan). 


Dapatkah laser dilakukan pada semua kondisi kulit?
 
Pada beberapa kulit sensitive therapy laser ini tidak dianjurkan, kulit yang sedang mengalami infeksi (herpes dll) tdk dianjurkan. Penggunaan pada wanita hamil dan menyusui tidak ada bukti klinik yg menunjukan bahwa laser ini memiliki efek samping yg berarti tapi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan lebih baik jangan dilakukan saat hamil.

ONGOING PROMO

...

LIKE OUR FACEBOOK PAGE